Kematian Mewah dari Tana Toraja

Kematian Mewah dari Tana Toraja

4 May 2016   |   By Karolina Ketaren   |   1583 Views

Coklatkita.com- Sobat, setelah membahas tongkonan, masih dari Tanah Toraja, kali ini Coklat Kita akan membahas upacara Rambu Solo. Rambu Solo ini adalah salah satu upacara yang sangat sakral untuk Suku Toraja. Dipercayai jika sanak keluarga yang meninggal tanpa ritual ini, maka  akan terjadi kemalangan bagi keluarga yang masih hidup Sobat Coklat.

Yang dilakukan orang Toraja adalah memperlakukan orang meninggal layaknya orang sakit Sobat Coklat. Jadi, makanan, minuman, rokok, sirih, dan beragam keperluan orang hidup akan disediakan untuk almarhum. Kegiatan tadi hanyalah persiapan sebelum Rambu Solo siap digelar. Jadi, jasad orang yang meninggal akan dbungkus kain dan tersimpan dengan baik di tongkonan Sobat. Dalam kepercayaan Tana Toraja yaitu aluk to dolo meyakini kalau semakin tinggi tempat jenazah ditempatkan, maka semakin cepat juga almarhum untuk sampai di nirwana sana.

Rambu Solo

Tidak setiap waktu upacara ini bisa dilaksanakan Sobat. Biasanya puncak dari Rambu Solo akan dihelat pada bulan Juni dan Agustus yaitu pada waktu masyarakat perantauan Toraja pulang kampung Sobat. Meski acara ini sakral, Rambu Solo merupakan daya tarik lain bagi wisatawan dunia Sobat Coklat. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung yang sengaja datang disaat Rambu Solo terlaksana.

Mungkin Sobat Coklat sempat tahu bahwa upacara kematian Toraja ini sangat erat dengan memotong kerbau. Detailnya, untuk bangsawan diharuskan memotong kerbau dari 24 sampai 100 ekor. Kerbau kurban yang disebut juga ma’tinggoro tedong ini harganya berbeda dengan kerbau biasa Sobat.

Sobat Coklat sudah tahu kalau pemotongan kerbau ini berbeda dengan penyembelihan yang lazim? Ya Sobat, pemotongan ini sangat khas, caranya yaitu dengan mengayunkan parang ke leher kerbau. Seketika, kerbau terkapar tak berdaya Sobat. Meskipun terlihat agak sadis, nampaknya hal ini jadi atraksi yang jadi daya tarik lain.

Sumber: alambudaya.com | Gambar: corlena.wordpress.com dan beritadaerah.co.id

Tags : Rambu Solo , Sulawesi , Tana Toraja , Upacara Kematian


You must be logged in to comment.