Sakit Jantung Akibat Patah Hati?

Sakit Jantung Akibat Patah Hati?

18 Feb 2017   |   By Harry Z.   |   1892 Views

Coklatkita.com- Sobat Coklat pernah melihat simbol hati terbelah untuk patah hati? Nah Sobat, simbol tersebut ternyata memang meggambarkan keadaan sebenarnya pada tubuh manusia ketika patah hati, yaitu merusak kesehatan jantung.

Sobat, para ahli menyebut patah hati ini sebagai sindrom kardiomiopati. Kondisi ini dapat dialami oleh orang sehat karena beberapa faktor yang menyebabkan patah hati. Selain usainya hubungan percintaan, kelihangan orang terdekat  akibat kematian, perceraian, perpisahan karena jarak, juga kekecewaan bisa menyebabkan sindrom ini terjadi, Sobat.

Meskipun tidak terjadi penyumbatan seperti pada penyakit jantung, sindrom patah hati ini dapat menyebabkan perubahan denyut jantung. Dikatakan oleh para ahli, orang dengan kondisi patah hati mempunyai frekuensi denyut jantung yang mirip seperti serangan jantung. Sobat, hal lain yang terjadi akibat sindrom patah hati yaitu pembesaran otot jantung yang mengakibatkannya jantung sulit untuk memompa darah.

Para ahli menyimpulkan bahwa kaum perempuan menjadi penderita terbanyak dari sindrom patah hati ini. Pada umumnya penderita sindrom patah hati ini akan mengalami nyeri dada, mempunyai nafas intens dengan frekuensi pendek, dan stress secara fisik dan emosi, Sobat. Kabar baiknya, penderita sindrom ini dapat pulih total dengan kondisi perasaan seseorang yang membaik, Sobat.

Masih ingin membahayakan nyawa dengan terus menerus patah hati nih Sobat?

Sumber: health.kompas.com | Gambar: ytimg.com, samishare.com, news.americanbible.org

Tags : Patah Hati , Sakit Jantung , kesehatan



  • MarianaGarcía
    MarianaGarcía
    15 Aug 2018
    Vous et votre partenaire Ãprouvez des orgasmes plus longues et plus intenses. ciri ciri cream titan gel asli dan palsu 2018. ciri ciri cream titan gel asli dan palsu 2018 Karena Boomingnya Titan gel kini Produk titan gel banyak di palukan, dan inilah ciri-ciri titan gel asli yang bisa Buat Patokan anda mana yang asli dan palsu. jual titan gel Dengan demikian, mereka telah abai dengan pola hidup sehat. Oleh karena hal tersebut, tidak jarang kekebalan tubuh mereka menurun karena pola hidupnya tidak lagi teratur.