3 Generasi Hidup di Rumah Ini!

3 Generasi Hidup di Rumah Ini!

17 Apr 2016   |   By Karolina Ketaren   |   1569 Views

Coklatkita.com- Setelah menikah, mungkin idealnya anak terpisah dari orang tua bukan? Cara ini mungkin tidak berlaku bagi salah satu suku dari Pulau Sulawesi Sobat. Sejak dulu, Suku Toraja hidup rukun dalam satu rumah yang berisi 3 generasi. Rumah adat ini bernama Tongkonan. Orang Toraja ini percaya bahwa tempat bernaung punya makna yang lebih dari sekedar tempat tinggal saja Sobat Coklat. Mau tau apa saja arti filosofisnya? Mari kita simak Sobat!

Atap Rumah yang Menjulang

Rumah adat ini tebuat dari susunan bambu yang dibuat secara tumpah tindih Sobat. Orang toraja memaknai bentuk atap rumah tinggi sebagai bentuk perahu yang dibawa oleh leluhurnya. Bukan cuma itu, bentuk lengkungan pada atap diartikan sebagai tanduk kerbau yang menyimbolkan harta benda dari pemilik rumah Sobat Coklat.

Arti dari Pembagian Ruangan

Seperti layaknya rumah modern, rumah adat ini juga mempunyai pembagian ruangan Sobat. Misal, untuk ruangan utara hanya diperuntukan bagi tamu keluarga saja. Bedanya dengan rumah modern, ruang tengah dalam rumah ini digunakan untuk dapur dan tempat makan Sobat Coklat. Selain itu, jika ada kerabat yang meninggal, ruang tengah juga difungsikan untuk menyimpan jenazah sementara sampai upacara pemakaman digelar Sobat.

Rumah adat tongkonan

Hiasan Pada Rumah Adat

Sobat Coklat pernah mendengar kalau orang di zaman purba dulu melukisi dinding gua untuk membuat harapan? Nah, hal serupa juga dilakukan pemilik rumah dengan tempat tinggalnya ini Sobat. Pola dari dinding rumah seperti padi dan kerbau, tidak lain melambangkan harapan akan kesejahteraan Sobat. Selain itu, di sebelah utara terdapat beberapa simbol mitologis dan juga kejagatan yang melambangkan sisi keramat dari rumah.

Hiasan dinding pada tongkonan

Simbol Taat Aturan Adat

Setiap daerah tentu punya aturan khas yang wajib ditaati oleh seluruh elemen masyarakat bukan? Nah Sobat, pada tongkonan simbol taat aturan ini diwakili oleh kepala kerbau yang ditumpangi ayam jantan. Kedua benda tadi juga melambangkan pangkat dari pemilik rumah, juga penanda bahwa anggota keluarga mereka tunduk dan taat terhadap aturan setempat Sobat Coklat.

Cinta akan Tradisi

Sifat kedaerahan yang positif seperti melestarikan tradisi tentu perlu dijaga Sobat. Rumah adat ini juga mempunyai simbol tersendiri sebagai tanda kesiapan menjaga kebudayaan, yaitu tiang penyangga dari atap tongkonan. Selain menjadi simbol, tiang ini juga berfungsi untuk menggantung tanduk dari kerbau hasil upacara persembahan Sobat Coklat.

Punya cerita tentang makna rumah adat di daerahmu? Yuk, bagikan ke Sobat Coklat lainnya!

Sumber: Indonesia dalam Infografis | Gambar: mtwline.com, foto.okezone.com, dan tikarmedia.or.id.

Tags : Suku Toraja , Sulawesi , Rumah Adat , Tongkonan , Budaya


You must be logged in to comment.