Menikmati Matahari Terbenam Bersantap Martabak dan Sate Gurita Khas Sabang

Menikmati Matahari Terbenam Bersantap Martabak dan Sate Gurita Khas Sabang

3 weeks ago   |   By Franco Londah   |   53 Views

Coklatkita.com - Kota Sabang, Pulau Weh, Aceh memiliki panorama alam yang luar biasa. Selain pantai eksotis dan wisata alam yang indah yang dikenal oleh turis lokal dan asing, tak lengkap rasanya keliling kota Sabang tanpa berwisata kuliner. Untuk hal yang satu ini, tepat jika melangkahkan kaki menuju Taman Wisata Kuliner Sabang. Sebagai pusat jajanan ‘jalanan’ dan makanan, kita dapat menikmati panganan khas setempat, seperti rujak Pulau Klah, martabak, mi jalak, dan sate gurita.

Untuk kali ini, kita fokuskan kedua menu andalan saja, yakni martabak Sabang dan sate gurita kenyal yang nikmat. Martabak yang disajikan dengan cabai rawit dan irisan bawang merah segar itu lebih mirip dengan telur dadar isi daging. Teksturnya agak lebih tipis dari martabak bangka yang tersohor. Telur dicampur dengan irisan daun bawang dan daging berwarna kuning keemasan setelah digoreng. Seperti khas makanan Aceh lainnya, martabak ini pun kaya akan rempah-rempah.

Martabak kian nikmat ketika gurih dalam rongga mulut diguyur segelas teh Tarik hangat. Rasa pedas mengunyah martabak bersama cabe rawit dan bawang merah, dihalau sensasi manis creamy teh Tarik Aceh menjadi pengalaman kuliner yang tak dapat digantikan di tempat lain.

Kelar bersantap martabak, sudah saatnya mencicipi sate gurita, dimana penjual sate akan memberikan dua pilihan saus, yakni saus kacang dan saus padang. Sesuaikan selera saja. Jika berkenan, pesan saja keduanya, karna memberikan cita rasa berbeda .Sate gurita berbumbu kacang tekstur dan rasanya hampir mirip daging ayam. Bau amis gurita sama sekali tak terasa. Dagingnya pun lunak dan lembut karena dimasak dengan api yang pas. Meski lunak, tekstur kenyal masih terasa pada potongan daging gurita yang dibakar itu. Rasa khas gurita lebih terasa dengan campuran saus padang.

Tekstur saus padang mirip dengan yang biasa kita rasakan ketika memakan sata padang. Warna kuning keemasan yang menggoda dan membuat perut keroncongan. Rasanya gurih, dan dikunyah bersama lontong beserta potongan daging gurita menjadikannya sempurna. Seporsi sate gurita ini dibanderol Rp 15.000 saja. Tak hanya bersantap kuliner, suasana di Taman Wisata Kuliner ini sedap dipandang. Pemerintah Kota Sabang melengkapi kawasan ini dengan arena bermain anak dan taman. Ada pohon kelapa dan pohon penyejuk di sekitar taman. Pulau-pulau yang mengelilingi Pulau Weh pun terhampar di depan mata. Momen paling pas untuk bersantap di lokasi ini adalah saat matahari terbenam

Selain martabak dan sate gurita, ada penjual mi sedap khas Sabang yang kedainya selalu ramai dikunjungi pembeli saat malam hari. Mi sedap adalah mi yang ditaburi potongan ikan dan seledri. Ada dua pilihan mi sedap, yaitu mi rebus dan mi goreng. Khusus untuk mi goreng, rasa gurih bercampur manis mendominasi. Bumbu rempah khas Aceh membuat mi sedap ini tidak terasa enek. Karena disantap pada malam hari, mi sedap cocok didampingi dengan teh hangat, kopi, atau susu kedelai hangat. Bagi penikmat kopi, jangan sampai melewatkan nikmatnya kopi ulekareng khas Aceh. Kopi hitam itu bisa dijumpai dengan mudah di warung kopi yang tersebar di Sabang. Rasa asam, pahit, dan manis berpadu nikmat di mulut. Ulekareng cocok dinikmati pada pagi hari sebelum beraktivitas atau sore hari selepas bertualang. Berburu oleh-oleh jika ingin berburu suvenir dan oleh-oleh, anda bisa datang ke Pantai Iboih.

Di pantai ini banyak pedagang menjajakan oleh-oleh khas Sabang, seperti kaus, batik, sarung pantai, gantungan kunci, gelang, dan tas. Harga yang dipatok mulai Rp 8.000 hingga Rp 65.000 per buah. Kerajinan tangan yang ditawarkan banyak terbuat dari bahan dasar bambu dan batok kelapa. Gantungan kunci bertuliskan Sabang, Pulau Weh, Aceh, misalnya, dijual Rp 8.000-Rp 10.000 per buah. Bahan dasar bambu dan batok kelapa dipadukan dengan rumbai-rumbai kain berwarna-warni sebagai pemanis. Jangan ragu untuk menawar kepada pedagang, apalagi jika Anda membeli dalam jumlah banyak. Beberapa pedagang akan memberikan potongan harga hingga Rp 20.000 jika Anda berbelanja lebih dari Rp 150.000. Selain di Pantai Iboih,oleh-oleh juga banyak dijajakan pembeli di PasarSabang.

Disadur dari tulisan Dian Dewi Purnamasari pada Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menyantap Sate Gurita yang Gurih dan Kenyal", https://travel.kompas.com/read/2015/03/01/102100427/Menyantap.Sate.Gurita.yang.Gurih.dan.Kenyal

Tags :


You must be logged in to comment.