Gelaran Napak Jagat Pasundan Hut Cimahi

Gelaran Napak Jagat Pasundan Hut Cimahi

23 Jul 2018   |   By Reny Tanjung   |   201 Views

Coklatkita.com – Napak Jagat Pasundan hadir di Cimahi pada 22 Juli 2018, bertepatan dengan hari  jadinya yang ke 17. Di buka dengan arak-arakan atau helaran dengan tarian penyambutan yang diiringi oleh musik dari Ega Robot Ethnic Percusion.  Tari gugunungan dari Papuri Ethno Proggresive di tampilkan sebagai pembukaan dari gelaran Japak Jagat Pasundan di Kota Cimahi ini.

 

dengan host Kakang Buran dan Sarah Ayu, acara dilanjutkan dengan demo linting rokok diikuti oleh Sandrina dimana Sandrina ikut mempraktekan cara pembuatan rokok kretek secara manual. Tidak hanya melihat proses, wargapun dipersilahkan untuk mencoba membuat linting rokok. Linting rokok terbaik mendapatkan reward dari Djarum Coklat.

 

Masih di tempat yang sama Sudong yang dimainkan oleh H. Taufik Faturahman menghipnotis warga Cimahi dengan Trik sulap yang dibumbui dengan dongeng bobodoran wargapun terlibat dalam sulap dengan berbagai trik sulap dan yang membuat suasana sedikit ngeri diamana warga yang ikut trik sulap diperintahkan untuk memilih  meremukan beberapa  kertas yang salah satunya berisi paku yang cukup tajam.

 

Menjelang malam Kang Doddi Kiwari membuka hiburan panggung dengan narasi yang diiringi background video animasi yang membuat berdecak kagum. Bukan hanya Narasi Dari Kang Doddi Kiwari Rampak Kendang Kolaborasi pun dengan apiknya menampilkan penampilan spektakuler dan selaras dengan background video animasi begitu juga penampilan Silat Kagemu memperlihatkan keahliannya dalam silat melawan karakter animasi dalam background yang terasa nyata juga para pesilat ini bertarung satu lawan satu dengan menggunakan senjata pisau.

 

Bobodoran Calung mencairkan kembali suasana dengan candaannya yang renyah membuat penonton tertawa melihat tingkah para pemain calung ini. Acara dilanjtkan dengan tarian dari Papuri Dancer dan papuri ethno progresive, Ega Robot Ethnic Percussion mengiringi Sandrina dengan tariannya yang luwes dengan menggunakan media topeng. Cuaca gerimis kerap di Stadon Sangkuriang Cimahi ini tidak mempengaruhi antusiasme warga terhadap berbagai penampilan termasuk penampilan dari Nuki dilanjutkan dengan Doel Sumbang  membuat nostalgia kembali dengan lagu-lagu lama baik itu lagu Sunda atau lagu Indonesia.

 

Bukan hanya berbagai hiburan Coklat Kita memberikan apresiasi dengan memberikan social investment kepada penggiat budaya sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya yang diberikan oleh perwakilan DSO dan diikuti oleh Wakil Walikota Cimahi dan untuk warga coklat kita juga membagian hadiah menarik untuk dibawa pulang.

Tags :


You must be logged in to comment.